Banyuputih – Dalam rangka menanamkan tradisi keilmuan pesantren sekaligus memperkuat pemahaman agama Islam, MTs Al-Istiqomah kembali menyelenggarakan program Sorogan dan Bandungan Kitab Kuning bagi santri putra dan putri pada tahun ajaran 2025/2026.
Program ini dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan para ustadz dari kalangan guru dan asatidz pesantren. Kegiatan sorogan kitab kuning dilaksanakan setiap malam ba’da Isya di ruang kelas masing-masing, sedangkan bandungan kitab diadakan setiap ba’da Ashar di Masjid Al-Istiqomah untuk santri putra dan di BLKK Al-Istiqomah untuk santri putri.
Sorogan Kitab Kuning: Setiap Malam Ba’da Isya
Kegiatan sorogan difokuskan pada pengkajian kitab-kitab dasar hingga menengah. Santri kelas 7 dibimbing mempelajari Kitab Safinah, kelas 8 dengan Kitab Sumunajat dan Tijan Darori, sedangkan kelas 9 mendalami Riyadhus Shalihin dan Sulamut Taufiq.
Untuk santri putra, pengampu sorogan antara lain:
- Ust. Musrofin (7A),
- Ust. Rohimin (7B),
- Ust. Sulthonudin (8I),
- Ust. Baehaqi (8II),
- Ust. Ali Ma’sum (9I),
- Ust. Wahyudin & Hasyim (9II).
Sedangkan santri putri dibimbing oleh:
- Ust. H. Nur Faizin (7C),
- Ust. Nurul Anwar (7D),
- Ust. Sumono (8I),
- Ust. Purwanto (8II),
- Ust. Nazilul Fikri (9I),
- Ust. Zaimatu Imam (9II).
Bandungan Kitab: Penguatan Keilmuan Sore Hari

Selain sorogan, program bandungan kitab juga menjadi ciri khas pengajaran pesantren. Santri putra setiap hari Senin hingga Sabtu mendalami berbagai kitab, antara lain:
- Ta’limul Muta’allim (Ust. Ali Ma’sum),
- Nashoihul Ibad (Ust. Sulthonudin),
- Barzanji (Ust. Pendi Eka S.),
- Kifayatul Awam (Ust. Musthofa).
Adapun santri putri mengikuti pengajian kitab:
- Nashoihul Ibad (Ust. Sulthonudin),
- Ta’limul Muta’allim (Ust. Ali Ma’sum),
- Risalatul Mahidz (Ust. Zaimatul Imam),
- Usfhuriyah (Ust. Shofi Nuri).
Semua kegiatan dilaksanakan secara bergiliran setiap hari Senin hingga Sabtu ba’da Ashar.
Penguatan Spiritual Santri Setiap Kamis dan Jumat
Di luar kegiatan kitab kuning, hari Kamis dimanfaatkan untuk kegiatan Yasin dan Tahlil bersama, sedangkan hari Jumat difokuskan untuk Latihan Tilawah Al-Qur’an bersama Ust. Hadi Humaidi.
Dengan jadwal yang terstruktur ini, MTs Al-Istiqomah berharap para santri tidak hanya unggul dalam pendidikan formal, tetapi juga memiliki fondasi keilmuan agama yang kuat, akhlak mulia, serta mencintai tradisi pesantren yang diwariskan para ulama.
