PP Al Istiqomah

Sambut Santri Baru, MTs Al-Istiqomah Gelar Prosesi “Sowan Pasrah”

BATANG – Suasana khidmat sekaligus hangat menyelimuti gedung MTs Al-Istiqomah pada Minggu (12/07/2026). Santri baru bersama orang tua/wali murid menghadiri agenda rutin tahunan, yakni kegiatan Sowan Pasrah Santri Baru MTs Al-Istiqomah. Guna memastikan kenyamanan serta mengurai antrean panjang, panitia menerapkan sistem alur 6 pos yang harus dilalui oleh setiap santri sebelum resmi menempati kamar asrama mereka.

Prosesi Sowan Pasrah yang Khidmat di Pos 1
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB di ruang utama gedung MTs Al-Istiqomah (Pos 1). Sesi utama yang mempertemukan seluruh wali santri, santri baru, dan jajaran pengasuh ini dibuka secara resmi oleh K. Abdul Nasir.

Dalam sambutannya, Kepala MTs Al-Istiqomah, KH. Sirojudin Munir, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat. Mewakili keluarga besar ndalem, dewan pengasuh, dewan guru, dewan asatidz, pengurus asrama, hingga staf karyawan, beliau mengapresiasi kepercayaan besar yang dititipkan oleh para orang tua kepada lembaga.

Momen inti terjadi saat Bapak Bukhori, selaku perwakilan wali santri, membacakan ikrar pasrah santri yang kemudian diterima secara simbolis oleh perwakilan dewan pengasuh, KH. Irfandi. Dengan ikrar ini, proses pendidikan dan kepengasuhan santri resmi dialihkan kepada pesantren.

Untuk menguatkan hati para orang tua, KH. Abdul Latif memberikan nasihat (mifdah) yang mendalam.

“Orang tua harus ikhlas dan rida melepas anaknya mondok. Tidak perlu menaruh kekhawatiran yang berlebihan di rumah, karena rasa khawatir orang tua justru secara psikologis bisa memengaruhi anak di pesantren sehingga menjadi tidak betah,” pesan beliau.

Sesi pertama ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh KH. Ahmad Arifin demi keberkahan dan kelancaran menuntut ilmu para santri.

Alur Pos Acak demi Urai Antrean
Setelah menyelesaikan prosesi di Pos 1 pada pukul 09.30 WIB, jalannya kegiatan dialihkan ke sistem pelayanan pos. Menariknya, untuk mencegah penumpukan massa, panitia memperbolehkan wali santri dan santri melewati Pos 2 sampai Pos 5 secara acak, dengan catatan seluruh pos wajib terselesaikan.

Berikut adalah rincian aktivitas di setiap pos:

Pos 2 ( Screening & Identitas): Santri melakukan pengukuran berat dan tinggi badan, dilanjutkan dengan sesi pengambilan foto yang nantinya akan digunakan untuk kartu cashless (kartu santri digital).

Pos 3 (Administrasi): Pengumpulan dan melengkapi berkas serta dokumen pribadi santri yang belum terpenuhi.

Pos 4 (Logistik): Penyerahan buku panduan santri, buku panduan wali santri, serta pembagian seragam sekolah.

Pos 5 (Digitalisasi Keuangan): Wali santri dipandu untuk menginstal aplikasi keuangan non-tunai di smartphone masing-masing. Di pos ini, wali santri mendapatkan edukasi mengenai cara top-up uang jajan, menabung, hingga metode pembayaran iuran bulanan dari rumah. Meski sempat diwarnai kendala teknis berupa keterlambatan masuknya kode OTP ke HP sebagian wali santri, petugas dengan sigap membantu hingga seluruh proses instalasi selesai.

Menuju Kamar Baru
Rangkaian perjalanan panjang hari itu berakhir di Pos 6. Setelah menyelesaikan seluruh administrasi dan logistik, para santri baru diarahkan menuju kamar dan lemari asrama masing-masing. Proses mobilisasi barang-barang santri berjalan lancar berkat kesigapan bantuan dari wali asrama, pengurus OSIM, serta para kakak kelas yang menyambut adik tingkat mereka dengan penuh kekeluargaan.

Dengan terlaksananya kegiatan Sowan Pasrah ini, tahun ajaran baru di MTs Al-Istiqomah resmi dimulai. Semoga para santri diberikan keteguhan hati, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta keberkahan lahir dan batin.