PP Al Istiqomah

Pondok Pesantren Al-Istiqomah Banyuputih Hadir Di Expo Kemandirian Pesantren Se-Eks Karesidenan Pekalongan 2025

Pekalongan, 29 Oktober 2025 – Pondok Pesantren (Ponpes) se-Eks Karesidenan Pekalongan, yang meliputi Kabupaten Batang, Brebes, Pekalongan, Pemalang, dan Tegal, turut serta dalam Expo Kemandirian Pesantren 2025 yang digelar di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada tanggal 28-29 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 58 pondok pesantren yang telah mendapatkan bantuan inkubasi bisnis dari Kementerian Agama (Kemenag).

Selama dua hari, para pengunjung dapat menyaksikan berbagai produk dan jasa yang dihasilkan oleh pondok-pondok pesantren, seperti laundry, air isi ulang, barber, kantin, dan lain-lain. Produk-produk ini merupakan hasil dari program inkubasi bisnis yang diselenggarakan oleh Kemenag untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pondok pesantren.

Expo Kemandirian Pesantren 2025 bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pondok pesantren melalui pengembangan ekonomi dan kewirausahaan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi pondok pesantren untuk memperkenalkan produk dan jasa mereka kepada masyarakat luas.

Partisipasi aktif pondok pesantren dalam Expo Kemandirian Pesantren 2025 menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dan berinovasi dalam mengembangkan ekonomi dan kewirausahaan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi pondok pesantren lainnya untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas pendidikan.

Kemandirian Pesantren 2025 yang digelar di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan tidak hanya menjadi ajang promosi produk-produk pesantren, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba dan hiburan. Acara ini diikuti oleh pondok pesantren se-Eks Karesidenan Pekalongan dan berlangsung pada tanggal 28-29 Oktober 2025

Dalam expo ini, diselenggarakan beberapa lomba untuk meningkatkan semangat dan kreativitas peserta, di antaranya:

1. Lomba Karaoke: Peserta menunjukkan bakat menyanyi mereka dalam lomba karaoke yang digelar di acara ini.
2. Lomba Stand Terbaik : Stand-stand produk pesantren dinilai untuk menentukan stand terbaik yang paling menarik dan kreatif.
3. Teramai : Lomba untuk menentukan stand yang paling banyak dikunjungi pengunjung.
4. Terbersih : Stand yang paling bersih dan rapi juga menjadi salah satu kategori lomba.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan hiburan dari mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Penampilan mereka menambah keseruan dan antusiasme pengunjung selama acara berlangsung.

Expo Kemandirian Pesantren 2025 ini disambut dengan antusias oleh pengunjung, baik dari kalangan pesantren maupun masyarakat umum. Kegiatan ini tidak hanya mempromosikan produk-produk pesantren, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan peningkatan kreativitas bagi para peserta.

Dengan berakhirnya expo ini, diharapkan pesantren dapat terus meningkatkan kualitas produk dan kemandirian ekonomi mereka, serta menjalin kerja sama yang lebih baik di masa depan.